Sumenep, jtvmaduranews.com – Dalam upaya menjaga persatuan bangsa Indonesia, dengan keberagaman aneka budaya dan kesenian setiap daerah, kelenteng Pao Sian Lin Kong, yang bertempat di kampung kerukunan beragama, di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, menggelar pertunjukan kesenian yang tidak hanya bertajuk tiong hoa atau kesenian modern, melainkan kesenian tradisional yang ada di tiap-tiap daerah di Indonesia.
Pertunjukan yang ditampilkan diantaranya, barongsai dan tari naga yang merupakan kesenian khas China, tari gandrung dari Banyuwangi, tari muang sangkal dan tari majengan khas Sumenep, tari gundul-gundul pacul dari Jawa, serta pencak silat Madura dan Whusu.
Pertunjukan berbagai kesenian itu untuk memperlihatkan keberagaman kebudayaan yang ada di Indonesia.
“Jadi keberagaman itu perlu kita harus lestarikan, kita jaga bersama-sama dari berbagai macam adat kita lestarikan bersama-sama” Kata Agus Wijaya, Panitia.
Sementara, salah satu peserta dari Pasuruan, yang merupakan seorang muslim dengan rombongan kelompoknya yang berbeda keyakinan, menyampaikan dukuangannya pada acara ini, meskipun akhir-akhir ini banyak demo para mahasiswa mengenai peramasalahan, ras, suku yang berbeda.
“Semoga dari kegiatan ini kedepannya persatuan bangsa tetap terjaga, dan rasa bhinneka tunggal ika tertanam dalam jiwa”. Kata Novitasri.
Acara ini cukup menyita perhatian masyarakat sekitar, khususnya warga Sumenep yang datang berduyun-duyun ke kelenteng untuk menyaksikan berbagai macam kesenian yang ditampilkan dari tiap-tiap daerah yang ada di Indonesia. (wildan)









