Tim Liputanj jmnc
Pamekasan – Upaya pemerintah kabupaten Pamekasan meningkatkan minat baca masyarakat melalui Perputakaan Desa (Perpusdes) belum berjalan maksimal pasalnya seluruh desa yang ada di kabupaten Pamekasan dalam mengelola perpustakaan sangat minim.
Wakil Bupati (Wabup) Pamekasan Kholil Asyari menyampaikan ada seratus dua puluh dua desa, sebenarnya memiliki perpustakaan, namun yang efektif pengelolaannya baru delapan belas Perpusdes, sementara desa lainnya belum efektif mengelola perpustakaan seperti yang diharapkan bersama.
Mantan DPRD Pamekasan berharap kepada semua pihak mendukung pengembangan Perpusdes. Dengan demikian, keberadaan perustakaan benar benar mampu meningkatkan minat baca masyarakat.
Sementara Kepala Desa (Kades) Pagendingan, Galis, Pamekasan, Rahmawati yang mengelola Perpusdes ananda yang sudah berkembang di desanya, mengatakan sangat setuju dengan wakil bupati yang menghimbau untuk memfungsikan Perpusdes, karena itu menjadi wadah untuk mencerdaskan bagi pemuda, termasuk mahasiswa, siswa dan masyarakat pada umumnya.
Bahkan sampai saat ini Perpusdes tersebut selalu inten berkordinasi dengan pemerintah kabupaten Pamekasan dalam hal pendampingan dan bimbingan.









