Pamekasan, jtvmaduranews.com – Pemerintah Kabupaten Pamekasan bersama tim Satgas Covid-19 setempat bekerjasama dengan tni dan polisi meberlakukan Physical Distancing atau menjaga jarak fisik di tengah maraknya wabah virus corona (Covid-19) di Indonesia.

Physical Distancing dilakukan untuk menekan penyebaran virus yang sudah menginfeksi ratusan orang di Indonesia itu, dalam pencegahan selain menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, penerapan Physical Distancing saat ini agar dipatuhi oleh seluruh elemen masyarakat.

Guna menunjang langkah tersebut, pihaknya juga menerapkan sterilisasi sejumlah area yang notabene sebagai pusat keramaian seperti area alun-alun kota, yakni monumen arek lancor.

Penutupan jalan di area monomen arek lancor tersebut, akan dilakukan Polres Pamekasan setiap hari Jum’at dan Sabtu, dimulai pukul 20.00 WIB hingga 23.00 WIB.

“Ditetapkannya taman monumen arek lancor sebagai kawasan tertib Physical Distancing ini, sebagai antisipasi penyebaran Corona Virus Distance (Covid-19),” kata Baddrut Tamam, Bupati Pamekasan.

Selain itu, penerapan Physical Distancing ini bertujuan untuk memberikan perlindungan secara pasti kepada masyarakat dari penyebaran virus corona.

“Dengan ditetapkannya taman monumen arek lancor sebagai kawasan tertib Physical Distancing , satuan lalu lintas Polres Pamekasan akan memberlakukan penutupan jalur setiap hari Jum’at dan Sabtu pada pukul 20.00 hingga 23.00 WIB,” kata AKP Didik Sugiarto, Kasatlantas Polres Pamekasan. (hasan)

Please accept YouTube cookies to play this video. By accepting you will be accessing content from YouTube, a service provided by an external third party.

YouTube privacy policy

If you accept this notice, your choice will be saved and the page will refresh.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here