Muhammad Arif : jmnc
Panen raya jagung Hibrida dan Gerakan Tanam Serentak Kedelai 2018 yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah Sumenep, bertempat di Desa Sentol Daya, Kecamayan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, panen raya jagung Hibrida dan Gerakan Tanam Kedelai Ini, dihadiri langsung oleh Dirjen Tanaman Pangan Kementerian Republik Indonesia, Sumardjo Gatot Irianto.
Kabupaten Sumenep, memiliki lahan seluas 209.347 hektare, yang terdiri dari, lahan pertanian seluas 168.673 hektare, sementara lahan bukan pertanian mencapai 40.673 hektare, sehingga 65 persen masyarakat Sumenep bermata pencaharian sebagai petani.
Dirjen Tanaman Pangan Kementerian Republik Indonesia, Sumardjo Gatot Irianto, mengatakan, produksi jagung di Kabupaten Sumenep sangat bagus, bahkan pihaknya berharap, ada pengkombinasian tanaman, seperti jagung dikombinasikan dengan padi dan jagung dikombinasikan dengan kedelai.
Pemerintah daerah Kabupaten Sumenep, juga insentif untuk mengembangkan tanaman kedelai, luas lahan kedelai mencapai 17.920 hektare, yang dilakukan oleh 724 kelompok tani, tersebar di 201 Desa di 23 Kecamatan, dengan sumber dana anggaran dari APBN-P.









