Penghitungan rekapitulasi hasil Pilpres 2014 tingkat kabupaten yang akan dilaksanakan hari ini 16 Juli 2014 pasalnya akan terkendala, sebab sebanyak 9 petugas pengawas lapangan (PPL) dan 18 kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) di 18 tempat pemungutan suara (TPS) di 9 desa yang tersebar di Kecamatan Proppo Kabupaten Pamekasan yang dipanggil kemarin (15/07) di Kantor panitia pengawas pemilu (Panwaslu) Pamekasan, saat ini masih diaudit.
Pemanggilan 9 PPL, 8 KPPS, PPK dan KPU ini berdasarkan pengaduan dari tim pemenangan Jokowi-JK yang menengarai terjadi kecurangan di 18 TPS tersebut. Tim Jokowi-JK menuding kecurangan terjadi seperti tingkat kehadiran di sebagian besar TPS yang hingga 100 persen, adanya tanda tangan KPPS yang dipalsukan, dan tak adanya suara tidak sah dalam beberapa TPS sebab seluruh suara sah dan mengarah pada pasangan nomor urut satu yakni Prabowo-Hatta, hal ini diungkapkan Sapto Wahyono selaku devisi hokum Panwaslu Pamekasan.
Namun meskipun saat ini masih dilakukan pengauditan di 18 TPS di 9 desa yang tersebar di Kecamatan Proppo, pihak Panwaslu menargetkan seluruh pemeriksaan akan diselesaikan dalam sehari sehingga bisa membuat rekomendasi sehingga rekapitulasi tingkat kabupaten tetap dilaksanakan. (Abdur Rahim dan Muhammad Zuhri)









