Perhelatan akbar sepak bola sejagad akan segera digelar, perang bendera antar pendukung kesebelasan piala dunia mulai nampak di Pamekasan. Seperti sebuah kampung yang dikenal dengan kampung piala dunia sebab setiap ajang piala dunia akan dimulai kampong tersebut selalu ramai dengan perang bendera antar para pendukung klub, bahkan saking fanatiknya rumah pun dicat dengan masing-masing bendera klub kebanggaan. Di Kampung Laok Lorong, Desa Tentenan Timur, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan inilah yang dikenal sebagai kampung piala dunia.
Kampung dengan penduduk sekitar 1.500 jiwa ini terbagi menjadi beberapa kelompok yakni bagian selatan kampung menjadi basis pendukung kesebelasan Argentina, sementara bagian tengah pendukung Brazil, Spanyol, dan bagian utara pendukung Itali. Di kubu pendukung Argentina, mereka memasang bendera di sepanjang jalan baik menggunakan tali yang melintang di atas jalan maupun menggunakan tiang bambu yang dipasang menjulang di atas pohon. Bahkan tembok dan rumah warga pendukung Messi ini pun dicat dengan bendera Argentina, hal ini diungkapkan Halili warga setempat. Senada dengan Halili, Ali Sadikin yang juga pendukung Argentina mengaku bahwa mereka rela mengeluarkan kocek sendiri untuk membuat bendera klub kebanggaan.
Selain bendera Argentina, di bagian selatan kampung pendukung klub lainnya serta di bagian tengah kampung juga tak mau kalah. Sejumlah bendera Jerman dan Itali dengan ukuran besar berkibar di atas tiang bambu dan menggantung di tali di atas jalan kampong. Selain sebagai hiburan, aksi saling perang bendera klub kebanggan ini juga dimaksudkan sebagai ajang silaturrahmi antar warga kampong. Meski beda klub yang didukung namun kebersamaan antar warga kampung menjadi hal yang paling utama. (Abdur Rahim)









