Banyaknya isu yang beredar menjelang pemilihan presiden (Pilpres) terkait dukungan anggota TNI Bintara Pembina Desa (Babinsa) yang mengajak masyarakat untuk mendukung salah satu calon presiden (Capres) Republik Indonesia (RI) nampaknya dibantah keras oleh Letkol Arm Mawardi Dandim 0826. Bahkan pihaknya mengaku telah tegas memerintahkan anggotanya untuk netral dalam Pilpres. “Saya sudah berkomunikasi dengan jajaran kodim dan koramil agar seluruh anggota TNI untuk netral, benar-benar bekerja sesuai ketentuan yang berlaku dan profesional” pungkasnya.

Selain itu, Letkol Arm Mawardi mengecam akan memberikan sanksi tegas bagi anggota yang melanggar atau mengajak masayarakat untuk mendukung satu Capres. Maka, pihaknya akan menghukum anggotanya jika terbukti melakukan pelanggaran baik terkait kedisiplinan atau pidana sesuai dengan pelanggarannya. Sebab, tambah dia, tugas TNI hanya membantu polisi dalam pengamanan jalannya pesta demokrasi lima tahunan ini.

Namun, Letkol Arm Mawardi sangat optimis bahwa personelnya akan bekerja profesional sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya. “Saya yakin mereka akan bekerja profesional sesuai dengan tanggung jawab membantu polisi menjaga keamanan Pilpres nanti”. (Abdur Rahim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here