Pamekasan, jtvmaduranews.com – Sebanyak 982 Calon Jamaah Haji (CJH) asal Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, 90 persen sudah siap diberangkatkan. Namun hal ini masih menunggu keputusan Direktorat jenderal Penyelengara Haji dan Umrah (Ditjen PHU) Kementerian Agama (Kemenag) pusat, karena disebabkan pandemi virus Covid 19.
Kepala Kemenag Pamekasan Afandi mengatakan, Saat ini, jumlah calon jamaah haji di Kabupaten Pamekasan yang sudah menyelesaikan pemberkasan dan masuk ke Kanwil Kemenag Jatim telah mencapai 982 orang.
“Sudah kami kirimkan persyaratannya mulai dari dokumen dan paspor ke Kanwil Kemenag Jatim,” katanya.
Afandi menyebut, sampai saat ini pihaknya masih belum mendapat informasi yang jelas kepastian keberangkatan CJH di Pamekasan. Terlebih dengan adanya informasi dari Pemerintah Arab Saudi yang menyatakan tidak menerima vaksin Sinovac. Yang mana CJH Pamekasan sudah tervaksin semua.
“Kesiapan berangkat insyaalah sudah 90 persen, namun kita masih menunggu informasi keberangkatannya,” tuturnya.









