Ismail Hasyim : jmnc
Bangkalan – Untuk mengantisipasi maraknya peredaran barang haram psikotropika (narkoba) di kalangan pelajar tingkat sltp yang notabene fase usia untuk mencari jati diri dan mencoba hal hal yang baru polres Bangkalan yang bekerjasama dengan dinas pendidikan Bangkalan mulai mengenalkan pendidikan anti narkoba di sekolah sekolah pada bulan ini.
Namun sayangnya program inipun hanya berlangsung bulan ini saja karena pada bulan depan (Desember) program ini harus dihentikan untuk sementara waktu karena berbenturan dengan ujian akhir sekolah (UAS) untuk kelas IX dan ujian tengah semester (uts) untuk kelas VII dan VIII dan akan dilanjutkan kembali pada bulan Januari 2018.
Pendidikan anti narkoba ini dalam pelaksanaannya di sekolah sekolah akan dimasukkan dalam mata pelajaran ppkn yang mana nantinya pemateri akan diisi dari pihak polres Bangkalan maupun BNNP Jatim serta mantan pecandu narkoba yang sudah tobat.
Solehhuddin Kasek SMP 5 Bangkalan membenarkan bahwa pelajaran anti narkoba memang masuk dalam pelajaran ppkn dan ini sudah dimulai dari minggu awal bulan ini termasuk di SMP 5 Bangkalan dan program inipun mendapatkan respon yang sangat positif karena dengan adanya pelajaran ini anak didiknya sangat senang sekaligus takut terhadap dampak yang diakibatkan dari narkoba tersebut dan mudah mudahan pelajaran ini dapat meminimalisir peredaran narkoba di kalangan pelajar SMP khususnya di SMP 5 Bangkalan.
Sedangkan risman iriyanto kasie kurikulum dan penilaian SMP disdik Bangkalan mengatakan sebenarnya materi materi anti narkoba sebetulnya sudah ada di beberapa mapel yang terintegrasi yang terangkum dalam penguatan pendidikan karakter dan memang pada umur siswa SMP ini yang mulai beranjak remaja maka sifat umur mereka memang selalu mencoba sesuatu yang baru atau mencari identitas baru serta mencari teman yang banyak maka disdik Bangkalan menggandeng polres Bangkalan dalam rangka mencegah hal hal dalam tindak penyalah gunaan dan diharapkan dengan program ini siswa SMP dalam menempuh fase keremajaannya selalu berfikir positif dan membentengi diri dalam penyalah gunaan narkoba.
Program ini merupakan tindak lanjut setelah diadakannya mou antara polres Bangkalan dan dinas pendidikan kabupaten Bangkalan pada bulan oktober yang lalu dalam rangka mencegah peredaran narkoba di kalangan pelajar sejak dini khususnya siswa siswi tingkat SMP di kota dzikir dan sholawat ini.









