Sumenep, jtvmaduranews.com – Kepala Dinas Perhubungan Jawa Timur, Fattah Jasin didampingi mantan gubernur Jawa Timur, Imam Utomo bersama rombongan tiba di kantor DPC PKB Sumenep, di jalan Bangkal Kecamatan Kota Sumenep,setibanya di kontor DPC PKB Sumenep, langsung disambut ketua umum PKB Sumenep, KH Imam Khasyim, kemudian Fattah Jasin mengambil formulir penjaringan bakal calon bupati Sumenep priode 2020-2025, Kadishub Jatim yang masih aktif itu mengembalikan formolir bacabup tersebut.
Putra asli Sumenep mengatakan, setelah lama berkiprah puluhan tahun lamanya di pemerintahan Provinsi Jawa Timur, dirinya ingin kembali ke tanah kelahirannya untuk mengabdi membangun kabupaten paling ujung timur pulau madura ini dengan mencalonkan diri menjadi orang satu di Sumenep,
Memilih lewat jalur PKB karena perolehan kursi di legislatif paling dominan, di samping itu partai besutan Gusdur itu dekat dengan ulama, berhubung Kabupaten Sumenep masyarakatnya mayoritas santri sehingga Sumenep dikenal dengan kota santri.
Setelah nantinya resmi menjadi calon Bupati, Fattah Jasin mengaku siap non aktif atau bahkan mundur dari jabatan Kadishub Jatim sesuai aturan yang berlaku.
“Mudah-mudahan dengan ikhtiar yang saya lakukan InsyaAllah tidak ada sesuatu yang menjadikan beban bagi saya pribadi, karena saya berangkat dari sebuah keinginan yang memang didukung oleh beberapa pihak yang menghendaki saya kembali ke tanah air,” kata Fattah Jasin
Sementara itu, ketua umum DPC PKB Sumenep, mengatakan, sejauh ini sudah ada tujuh orang yang mendaftar ke PKB Sumenep, rinciannya empat orang bakal calon bupati dan tiga orang bakal calon Wakil Bupati Sumenep priode 2020-2025.
“Mudah-mudahan ini bersamaan dengan ridha Allah Subhanahu wa ta’ala,” kata KH Imam Hasyim,” kata KH Imam Khasyim, selaku ketua umum DPC PKB Sumenep
Seperti diketahui Partai Kebangkitan Bangsa Sumenep, telah membuka pendaftaran penjaringan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Sumenep priode 2020-2025 per tanggal 30 Oktober 2019 dan akan ditutup pada tanggal 15 November 2019,setelah hasil yang penjaringan itu akan dikirim ke DPP PKB, untuk menentukan siapa yang bacabup yang akan direkom untuk menjadi calon orang nomer satu di Sumenep nanti. (wildan)









