Ali Muhdor : jmnc

Sampang – Kini pemerintah kabupaten sampang terus menunjukkan komitmetnya untuk terus meningkatkan kesejahteraan msyarakat sampang, dalam bidang pelayanan kesehatan, hal ini terbukti pemerintah kabupaten sampang melakukan kerjasa dengan bpjs kesahatan cabang pamekasan, dalam rangka persiapan cakupan semesta, (universal health coverge) untuk 54 desa tertinggal dikawasan kabupaten sampang.

Hadir dalam acara ini, bupati sampang yang diwakili oleh asisten 1 nurul hadi, kepala dinas kesehatan, deputi direksi bpjs kesehatan wilayah jawa timur dan kepala bpjs kesehatan dan forkopimda kabupaten sampang.

Deputi direksi BPJS kesehatan wilayah jawa timur, mengatakan, kegiatan ini sebetulnya cikal bakal walaupun didaerah lain sudah ada, hal ini mengawal dari mulai yang kecil, dari desa yang ditanggung oleh pemerintah daerah, hal ini juga mulai dari kabupaten sampang, yang dikaver melalui apbd dalam program JKN-KIS. : dr. Handaryo

Selain itu dinkes kabupaten sampang menuturkan, hal ini tindak lanjut dari kometmen pemerintah kab sampang melalui rpjmnya dan kometmen bupati untuk mempercepat, pementasan masalah kemiskinan, dalam surat sk tentang wilayah, atau daerah miskin atau juga tertinggal, untuk secara koordinatif, sinkronisasi, dilaksanakan kegiatan atau program pementasan kemiskinan. : dr. Firman Pria Abadi, MM

Selain itu juga, untuk mempersiapkan cakupan semesta pada tahun 2018 tersebut, pemerintah kab sampang, melakukan penambahan sebanyak 52.442 warga yang berasal dari 54 desa, dalam program JKN-KIS, sehingga total masyarakat sampang yang didaftarkan program JKN-KIS yang dibiayai APBD sejumlah 62.118 jiwa, jumlah tersebut termasuk 9.676 jiwa penduduk yang didaftarkan oleh pemerintah kabupaten sampang, jumlah tersebut juga diiringi dengan pertambahan fasilitas kesehatan (faskes) yang bekerjasama dengan BPJS kesehatan, saat ini, di wilayah kabupaten sampang, fasilitas kesehatan tingkat pertama yang telah bekerja sama dengan BPJS kesehatan berjumlah 39 FKTP yang terdiri dari 2 klinik pratama, 21 puskesmas, 13 dokter praktik perorangan dan 3 dokter gigi praktik perorangan, sedangkan jumlah fasilitas kesehatan tingkat lanjut yang telah bekerja sama dengan BPJS kesehatan berjumlah 3 FKTL yang terdiri dari 1 rumah sakit dan 2 klinik utama.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here