Jamaluddin : jmnc

Pamekasan – Ratusan mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Pamekasan menjadi korban ke tidak profesionalan managmen pengelolaan kampus. Sehingga, dari sejumlah mahasiswa angkatan 2010 lulusan tahun 2014 dari semua jurusan terdapat ijazahnya tidak terdaftar di Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi atau Kemenristekdikti Republik Indonesia. Sehingga mahasiswa angkatan tahun 2010 tersebut saat ini tercatat masih semester v. Padahal, mereka sudah menyandang gelar sarjana setelah diwisuda pada tahun 2014 kemaren.

Pada mulanya hal ini, terungkap setelah adanya salah satu mahasiswa STAIN Pamekasan yang hendak melakukan pemberkasan sertifikasi guru. Namun hasil pemberkasan itu dinyatakan tidak lulus. karena ijazah yang bersangkutan tidak terdaftar di Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi atau Kemenristekdikti Republik Indonesia.

Sementara, Wakil Ketua Satu STAIN Pamekasan, Nur Hasan mengatakan, proses pendaftaran ijazah mahasiswa STAIN Pamekasan sudah dilakukan setelah mahasiswa dinyatakan lulus dari kampusakan. Tetapi menurutnya prosesnya agak lamban.

Nur Hasan juga meminta kepada alumni STAIN yang jadi korban, yang masih tercatat aktif supaya mendatangi PDPT dan membawa ijazah serta transkip nilai asli sehingga bisa segera diproses.

Sementara, Farhan salah satu alumni STAIN Pamekasan yang lulusan tahun 2014, yang mejadi korban kecerobohan pengelola kampus ini, mengaku sangat kecewa saat mengatahui ijasahnya tidak terdaftar di Kemenristekdikti. Namun demikian Farhan berharap kepada pihak STAIN agar bertanggung jawab atas semua yang menimpa ratusan mahasiswanya. Farhan juga berharap agar kedepanya sistem adminstrasinya lebih tertibkan lagi, agar tidak asal-asalan seperti yang menimpa ratusan mahasiswa STAIN lulusan 2014 ini.

Setelah diketahui adanya ijazah yang tidak diakui tersebut, pihak STAIN mengaku akan bertanggung jawab atas mahasiswa yang tidak lulus pemberkasan sertifikasi guru akibat ijazahnya tidak terdaftar di Kemenristekdikti.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here