Sumenep-Menjelang datangnya bulan ramadhan, sejumlah kebutuhan pokok disejumlah pasar tradisional, di Kabupaten Sumenep mulai merangkak naik. Naikknya harga daging ayam tersebut, di picu oleh berkurangnya stok ayam akibat banyaknya permintaan dari para konsumen.

Naiknya harga daging ayam, seperti yang terjadi di pasar tradisonal, pasar anom. Di  pasar terbesar di Kabupaten Sumenep ini harga daging ayam mulai merangkak naik sejak sepekan terakhir. Kenaikan harga daging ayam tersebut, terjadi pada seua jenis ayam baik ayam potong maupun ayam kampung.

Harga ayam potong sebelumnya berkisar Rp. 24.000,-, namun kini naik menjadi Rp.27.000,- hingga Rp. 28.000,- perkilo gramnya. Sedangkan untuk harga ayam kampung sebelumnya seharga Rp.60.000,- Rp.65.000,- perkilo gramnya.

Susmiyati,salah satu pedagang daging ayam, mengatakan, naiknya harga daging ayam tersebut, di picu oleh berkurangnya stok ayam akibat banyaknya permintaan dari konsumen menjelang datangnya bulan ramadhan. Meski harga daging ayam mulai merangkak naik, namun, konsumen tetap ramai.

Meski konsumen hanya bisa pasrah atas naiknya harga daging ayam tersebut, namun, mereka berharap, agar pemerintah dapat mengendalikan harga daging ayam karena menjadi salah satu kebutuhan masyarakat sehari-hari. (SA/JMNC)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here