Sampang Rosy Abdillah : jmnc
Ahmad Budi Cahyono seorang guru Kesenian tidak tetap di SMAN 1 Torjun Sampang , Madura , Jawa Timur , tewas di tangan Muridnya. motif pembunuhan itu, lantaran Murid tersebut tak terima di coret wajahnya dengan cat air oleh sang guru di saat mengganggu teman sekelasnya.
Sikap perilaku sang Murid berinisial HL kepada sang guru pengajar sudah lewat batas dalam bersikap.
Ahmad Budi Cahyono selaku guru kesenian tersebut menerima tindakan tak menyenangkan oleh HL selaku Muridnya. Dimana , HL tersebut diduga menganiaya Ahmad Budi Cahyono dikarenakan mencoret wajahnya menggunakan cat air.
Penganiayaan tersebut berlangsung pada saat waktu proses mengajar di Sekolah di saat pelajaran Seni Melukis. Sehingga , guru yang di aniaya oleh HL sampai terluka bagian tangan kiri dan memar bagian leher yang mengakibatkan pembulu dara pecah. Sehingga , Ahmad Budi Cahyono harus di larikan ke rumah sakit dr Soetomo Surabaya , usai di rujuk dari RSUD Sampang setempat.
Menurut penjelasan kepala sekolah SMKN 1 Torjun Amat mengatakan , Ahmad Budi Cahyono waktu usai kejadian masih keadaan sehat. akan tetapi , Ahmad Budi Cahyono dikabarkan kritis setelah berada di tempat rumah kediamnya.
Sementara , Kepala Dinas Pendidikan Sampang, Jupri Riyadi mendesak kepada Kapolsek Torjun AKP Harifi Kahar untuk segera menangkap siswa HL tersebut. Kapolsek Torjun Sampang, AKP Harifi Kahar langsung bergerak cepat, Sehingga , HL pada saat itu langsung di amankan oleh pihak Kepolisian di Rumah Kepala Desa setempat dan dibawa ke Mapolres Sampang.
Untuk di ketahui, kejadian tersebut banyak sorotan bagi seluruh Guru Pengajar hingga seluruh masyarakat di Kota Sampang.









