Syaiful Anwar Dan Muhammad Arif : jmnc
Salah satu balita di desa pekandangan sangra, kecamatan bluto, kabupaten Sumenep, jawa timur, Hamzah berumur 20 bulan, dinyatakan mengalami gizi buruk Kwashiorkor, selama beberapa bulan, tubuhnya membengkak atau tampak gemuk, dan rambutnya berwarna pirang serta mudah dicabut, selain itu, secara mental mudah cengeng, rewel dan kadang apatis.
Salah satu keluarga penderita, mariyatun, mengatakan, awal mula sakit yang diderita oleh Hamzah saat berusia 13 bulan, ketika itu Hamzah sakit tenggorakan, selain itu, penyebab Hamzah menderita gizi buruk karena asupannya bukan asi dari ibu, melaikan hanya air gula.
Sementara itu, PEMKAB Sumenep melalui kabid gizi dinas kesehatan kabupaten Sumenep, Kusmiyati, Kabid Gizi Dinkes Sumenep mengatakan, mayoritas penyebab gizi buruk yang terjadi di kabupaten Sumenep adalah lingkungan dan pola asuh yang tidak baik.
Meski ditemukan adanya penderita gizi buruk di awal tahun ini, dinas kesehatan mengklaim ada penurunan angka balita penderita gizi buruk, pada tahun 2016 lalu, ada 21 penderita, tahun 2017 turun menjadi hanya 6 balita saja.









