Bangkalan, jtmaduranews.com – Dibukanya kembali layanan kesehatan di Puskesmas Kamal mulai hari ini, seluruh staf kesehatan Puskesmas Kamal diwajibkan melakukan rapid test sebelum memberikan layanan kesehatan maupun layanan administrasi kepada masyarakat , hal ini merupakan salah satu langkah untuk menghindari terjadinya penyebaran Covid 19 pasca dibukanya puskesmas satu-satunya yang ada di kecamatan kamal .

Sebelumnya Puskesmas Kamal bersama Puskesmas Socah dan Puskesmas Tongguh Arosbaya ditutup Dinkes Kabupaten Bangkalan selama 14 hari mulai tanggal 29 Juni 2020 yang diakibatkan adanya staf kesehatan di Puskesmas Kamal berdasarkan hasil Swap ,PCR dinyatakan terkonfirmasi positif covid 19.

Setelah mengikuti rapid test dan dinyatakan non reaktif, staf kesehatan Puskesmas Kamal dapat memberikan layanan kesehatan maupun administrasi kepada masyarakat namun sebaliknya kalau hasil rapid test dinyatakan reaktif, staf kesehatan tersebut akan menjalani isolasi mandiri selama 14 hari dan dilakukan swap.

Kapus Kamal mengatakan langkah yang dilakukan pihak puskesmas untuk mencegah pemaparan pasca dibukanya puskesmas dimulai dari internal puskesmas sendiri.

“Dengan melakukan rapid test terhadap seluruh staf kesehatan di Puskesmas Kamal dan Alhamdulillah sampai selesainya rapid test dari 123 karyawan Puskesmas Kamal yang dirapid hasilnya non reaktif semua,” kata Hj. Nur Hotibah, Kapus Kamal.

Sedangkan Ketua Satuan Gugus Tugas Kecamatan Kamal yang meninjau langsung dibukanya puskesmas Kamal menyatakan tingginya angka penderita covid 19 di kamal didominasi warga Kamal yang bekerja di daerah endemis atau zona merah seperti Surabaya dan perkapalan.

Mengingat jumlah penderita Covid 19 di Kecamatan kamal terbanyak setelah kecamatan kota , Gugus Tugas Kecamatan juga memantau kesiapan sekolah yang ada di Kamal menjelang masa pengenalan lingkungan sekolah agar tidak muncul klaster baru penyebaran Covid 19 di Kecamatan Kamal.(sahid)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here