SUMENEP, jtvmaduranews.com – Kabupaten Sumenep terus menggencarkan vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat, mengingat partisipasi vaksinasi Covid-19 tergolong masih rendah.
Humas Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumenep Ferdiansyah Tetrajaya mengatakan vaksinasi bagi warga Sumenep ditargetkan kurang lebih 845.130 orang, namun sampai saat ini baru tercapai 82 orang yang selesai menjalani suntik dosis pertama, sedangkan dosis kedua sekitar 39 ribu orang.
“Untuk vaksinasi di Sumenep khususnya untuk masyarakat masih sangat rendah. Artinya posisi sampai minggu kemarin masih di bawah 15 persen, Rabu (11/08/2021).
Ferdiansyah menyebut ada sejumlah faktor penyebab rendahnya realisasi vaksin di Sumenep, salah satunya beredarnya informasi bohong tentang dampak vaksinasi, sehingga membuat banyak masyarakat masih merasa takut.
“Jadi masyarakat masih percaya dengan informasi bohong yang beredar. Jadi kalau menerima informasi apapun seharusnya konfirmasi dulu. Jangan langsung percaya,” jelasnya.
Ferdiansyah berharap kepada elemen masyarakat agar tidak takut untuk mengikuti vaksinasi Covid-19 agar dapat meningkatkan herd immunity atau kekebalan tubuh.
“Kami mohon kepada masyarakat untuk bisa berpartisipasi dalam rangka untuk mewujudkan herd immunity atau kekebalan tubuh, karena bagaimanapun pandemi segera kita tuntaskan apabila kekebalan kelompok tercipta. Kekebalan itu tercipta apabila seluruh elemen masyarakat yang ada berpartisipasi untuk melakukan vaksin,” ungkapnya.
Untuk diketahui Vaksinasi Covid-19 di Sumenep telah dimulai sejak bulan Januari 2021. Dalam pelaksanaannya dibagi menjadi tiga kelompok dengan sistem bertahap. Pertama tenaga kesehatan, kedua pelayan publik dan terakhir masyarakat umum, lanjut usia serta anak usia 12-17 tahun. (Wild/San)









