Sumenep, jtvmaduranews.com – Meningkatnya pasien positif Covid-19 di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, yang sampai saat ini semakin meningkat jumlahnya, membuat Bupati Sumenep, A.Busyro Karim, harus mengambil langkah tegas, dengan mengintruksikan tim gugus yang tergabung dari TNI Polri, Pemerintah dan tim kesehatan, dengan memutus matarantai penyebaran Covid-19 dengan cara membubarkan tempat yang menjadi  kerumunan warga, dan mengawasi warga yang tidak mematuhi protokol kesehatan yang dianjurkan.

Langkah tegas ini dinilai sudah pernah berhasil dilakukan salah satunya dimalam hari raya kemarin, petugas sampai jam 3 dinihari menjaga akses masuk guna  mengantisipasi adanya perkumpulan warga yang hampir setiap tahun tempat tersebut menjadi sasaran yakni Taman Adipura Sumenep atau akrab dengan sebutan Taman Bunga dan didepan Masjid Jamik Sumenep.

Selain itu Bupati Sumenep, A.Buya. Busyro Karim menyampaikan dalam satu sisi memang harus tegas dilakukan, dalam arti melakukan  pembubaran yang menjadi tempat berkumpulnya warga.

“Kepada tokoh agama untuk bekerjasama dalam menyikapi kondisi saat ini, dengan memperhatikan para jamaah untuk  mematuhi protokol kesehatan, serta di setiap tempat beribadah juga perlu adanya pembatasan dan tempat cuci tangan khusus yang lengkap dengan sabun,” kata Bupati Sumenep.

Bahkan mirisnya baru-baru ini saat petugas melakukan razia cafe dan tempat makan banyak yang  tidak mematuhi protokol kesehatan, baik pengelola café dan pengunjung café, petugas menemukan banyak pengunjung café yang tidak memakai masker, dan pengelola café juga tidak melakukan penerapan batas jarak tempat duduk, hal ini dinilai kurangnya kesadaran masyarakat untuk memutus mata rantai penyebaran virus tersebut.(wildan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here