Sumenep, jtvmaduranews.com – Pemuda yang tergabung dalam taretan ngopi Sumenep, yang tak lain bukan komunitas atau organisasi, hanya karena sering ngopi bareng disalah satu warung, sebut saja warung brobaks, tempat tongkrongan yang sering ditempati sebelum pandemi Covid-19 menyebar, berawal dari tongkrongan ngopi hingga bisa menjadi relawan yang membagikan puluhan sembako kepada sejumlah masyarakat kurang mampu terdampak Covid-19 di Kabupaten Sumenep.
Puluhan sembako tersebut didistribusikan di beberapa kecamatan di Kabupaten Sumenep, aksi bagi – bagi sembako ini merupakan upaya para pemuda pecinta kopi di Sumenep untuk meringankan beban masyarakat yang membutuhkan.
“Sebanyak 55 paket sembako ini diberikan kepada masyarakat di beberapa kecamatan di Sumenep, tujuannya yakni untuk meringankan beban masyarakat yang kurang mampu dan terdampak Covid-19,” Reza Ifandea , koordinator dari taretan ngopi Sumenep
Salah seorang warga yang menerima sembako, mengapresiasi kegiatan tersebut, pihaknya sangat bertrimakasih karena sudah diberikan saluran bantuan dari anak muda tretan ngopi, dan bantuan tersebut sangat membantu kebutuhan hidup.
Reza menambahkan, puluhan paket sembako yang diperoleh merupakan selain hasil dari urunan teman – teman pecinta kopi, juga merupakan hasil donasi dari masyarakat.
“Semoga wabah pandemi Covid-19 ini akan berakhir, agar para pencinta kopi bisa berkumpul kembali, dan untuk masyarakat selalu patuhi protokol kesehatan yang diintruksikan Pemerintah,” tambahnya.(wildan)









