Kericuhan antara mahasiswa dan polisi mewarnai aksi demo anti korupsi di Kota Bangkalan, kericuhan juga diwarnai aksi saling kejar dan adu pukul sejumlah polisi dan mahasiswa. Kericuhan terjadi di depan gedung kejaksaan negeri (Kejari) saat mahasiswa berdemo menuntut agar kasus korupsi diusut tuntas oleh Kejari Bangkalan, puluhan mahasiswa yang ingin masuk dihalangi oleh polisi.
Bahkan mahasiswa ini pun sempat berpindah ke depan Mapolres Bangkalan setelah melihat salah satu mahasiswa diciduk dan dibawa ke dalam mapolres oleh polisi. Aksi kericuhan ini mereda setelah polisi melepas mahasiswa yang sempat mereka tangkap. Dalam orasinya mahasiswa dan sejumlah aktivisi lembaga swadaya masyarakat (LSM) ini menuntut pihak Kejari bangkalan untuk pro aktiv dalam penanganan kasus korupsi, menurut mereka pihak kejaksaan setempat dianggap mandul dan tidak mau mengungkap kasus korupsi tersebut. Mereka mengatakan jika pihak kejaksaan merasa tidak mampu, mereka menuntut agar Kajari (kepala kejaksaan negeri) Bangkalan yakni Joeli Sulistyono untuk mundur dari jabatannya. (Ismail Hasyim)








