Dewan Kesenian Jawa Timur (DKJT) bekerjasama dengan Dewan Kesenian Bangkalan (DKB) menggelar festival Suramadu dan Palawija di Kabupaten Bangkalan. Festival yang berlangsung selama dua hari ini menampilkan pagelaran seni dan budaya yang ada di Pulau Madura.
Pagelaran festival suramadu dan palawija ini dibuka dengan penampilan tarian “Topeng Pateng-teng” dimana tarian topeng yang berasal dari Desa Pateng-teng, Kecamatan Modung, Kabupaten Bangkalan ini dipercaya mengandung unsur magic sehingga tidak jarang penari yang menggunakan topeng tersebut akan kemasukan roh-roh halus sehingga tarianya bergerak dengan sendirinya. Festival yang dipusatkan di Pendopo pemerintah kabupaten (Pemkab) Bangkalan ini dihadiri oleh para tokoh seni yang ada di Pulau Madura, mulai dari Kabupaten Sumenep, Pamekasan, dan Sampang. Sedangakan rangkaian acara festival Suramadu dan Palawija ini meliputi lomba seni budaya, lomba kuliner hasil laut, dan seminar sehari dengan tema potensi maritim sebagai kekuatan Nusantara.
Sementara itu Wakil Bupati Bangkalan yakni Mundzir Rofie berharap dengan adanya kegiatan pagelaran seni ini dapat memberikan motifasi terhadap para seniman muda Bangkalan untuk terus berkreasi dan berinofasi dalam bidang seni budaya dengan tanpa melunturkan keaslian dari seni dan budaya tersebut. Sedangkan Wakil Ketua DKJT yakni Taufiq Monyong mengatakan Kabupaten Bangkalan merupakan daerah yang sangat potensial dan sangat baik dalam mengembangkan dan memelihara seni dan budaya, namun yang perlu diperhatikan adalah kepedulian dari pemerintah daerah terhadap insan-insan seni yang ada di Bangkalan. (Ismail Hasyim)









