Sumenep, jtvmaduranews.com – Sejumlah pelajar yang tergabung dalam CBP , IPNU atau Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, ikut serta melakukan pam posko covid di area perbatasan antar Kabupaten bersama pihak lainnya selama satu bulan lebih, ini dilakukan guna sebagai bentuk rasa kepedulian dan antisipasi wabah Covid-19 masuk ke daerah Sumenep, yang hingga saat ini kondisi Sumenep masih dalam zona hijau.

Selama 24 jam full, dalam satu bulan lebih, para pelajar NU yang melakukan giat di posko Covid-19 ini, mengguanakan peralatan dan perlengkapan secara pribadi, bahkan untuk makanpun sering sekali kesulitan, karena tidak memiliki posko dan perlengkapan APD sendiri, para pelajar ini mengadaptasikan diri dalam mengatur lalu lintas saja, hal ini dilakukan untuk memanfaatkan liburan sekolah.

“Kita disini para pelajar NU yang murni merupakan seorang relawan yang tidak dibayar dan tidak mengharap bayaran, maka dari itu kepada seluruh pelajar yang tengah melakukan liburan sekolah untuk menggunakan waktu liburnya dengan baik dan sebenarnya, serta mengurangi keluyuran yang tidak penting, setidaknya sesama pelajar bisa paham dan mengerti saat ratusan pelajar tengah mencegah penyebaran covid masuk Sumenep,” kata Yayak, korlap pelajar ( CBP IPNU )

Sementara, dari kegiatan yang dilakukan para pelajar ini, Ketua Cabang IPNU Sumenep, pihaknya mengakui kegigihan para pelajar ini tetap bertahan di posko covid selama satu bulan lebih patut  mendapat apresiasi tinggi, 

“ini disebabkan para pelajar merupakan relawan yang murni yang melakukan aktifitas di posko covid karena pribadi bukan karena tekanan tugas dari pihak manapun, bahkan bisa dikatakan tim terbanyak dalam mengatur lalulintaspun terlihat lebih banyak para pelajar,” kata Zainollah, Ketua PC IPNU Sumenep.

Pihaknya menambahkan, pam posko Covid-19 ini akan tetap dilakukan apalagi jelang Ramadhan yang dikhawatirkan banyak pemudik pulang dari luar kota dan luar negeri, 

“Para pelajar NU ini akan tetap berada di posko, hingga kondisi wilayah di Jawa Timur aman atau zona hijau atau seperti Kabupaten Sumenep,” tambahnya.(wildan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here