Mohammad Zuhri : jmnc

Pamekasan – Puluhan aktivis yang mengatasnamakan Jatim Corruption Watch (JCW) nyaris bentrok dengan warga desa Samiran di depan Kejakasaan Negeri kabupaten Pamekasan. Pasalnya, warga tersebut tidak terima kepala desanya dilaporkan terkait dugaan terjadinya penyelewengan beras miskin (raskin). sehingga aksi demo tersebut terhenti.

Dalam aksi ini, aktivis menuntut Kejaksaan Negeri Pamekasan untuk segera mengusut tuntas dugaan terjadinya penyelewengan beras miskin (raskin) yang dilakukan oleh kepala desa Samiran, kecamatan Proppo kabupaten Pamekasan.

Namun aksi demo tersebut tidak berjalan mulus karena warga desa Samiran yang cukup banyak tiba-tiba mendatangi kejaksaan untuk membubarkan puluhan aktivis jcw yang sedang melakukan demo, karena pihaknya tidak merasa dirugikan.

Sempat bersetegang antara kedua kelompok tersebut dan saling kejar namun dari pihak kepolisian mampu meredam ketegangan keduanya, sehingga demo yang dilakukan olew aktivis jcw teerhenti dan membubarkan diri.

Kepala Kejaksaan Negeri Pamekasan melalui Kepala Seksi (Kasi) intel Kejaksaan Soegeng Prakoso menjelaskan bahwa permasalahan ini sudah ditindak lanjuti, tapi masih dalam tahap penyidikan dan mencari alat alat bukti yang mendukung, apakah kasus ini bisa dilanjutkan atau tidak.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here