Sumenep, jtvmaduranews.com – Desa Karduluk, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Jawa timur, di kenal dengan Sentra Pengrajin Seni Ukir Khas Madura, di desa ini, akan ditemukan banyak seniman ukir baik yang sudah berusia lanjut maupun yang masih muda, sebab seni memahat kayu sudah ditekuni oleh masyarakat sejak turun temurun. Hasilnya berupa kursi, meja, ranjang, lemari, maupun hiasan dinding.
Atas dasar itu, Pemerintah Kabupaten Sumenep, menggelar Kegiatan yang cukup unik, yaitu pengelaran Sumenep Mengukir yang dilakukan secara massal, pagelaran yang baru pertama kali dan terbesar ini, melibatkan ratusan seniman ukir dari daerah setempat,
A. Buya Busyro Karim, Bupati Sumenep, mengatakan, pagelaran Sumenep mengukir ini, dilaksanakan di Desa Karduluk, karena seni ukir di desa ini sudah menjadi sejarah, dan menjadi budaya masyarakat karduluk,
“ Pagelaran Sumenep Mengukir ini, digelar dalam rangka untuk mengenalkan kesenian mengukir ke masyarakat nusantara, lebih-lebih kepada dunia internasional, ” ungkapnya.
Bupati berharap, seni ukir yang menjadi budaya masyarakat desa karduluk ini, diharapkan dapat menarik perhatian para wisatawan terutama wisatawan asing, sehingga bisa meningkatkan ekomoni masyarakat.
Hasil Karya Seni ukir yang dihasilkan oleh para seniman dari desa karduluk, kecamatan pragaan, kabupaten sumenep ini, sudah terjual ke beberapa daerah di Indonesia, bahkan di luar negeri.









