Ratusan warga di Desa Pinggir Papas, Karang Anyar, dan Marengan Laok Kecamatan Kalianget Kabupaten Sumenep kemarin (30/06) menghadang Truk milik PT. Garam yang hendak membawa garam hasil panen ke gudang. Pasalnya, warga kesal karena Truk tersebut diduga bermuatan lebih sehingga membuat jalan menuju desa setempat rusak parah.
Adu mulut sempat terjadi antar warga dengan petugas PT. Garam yang datang ke lokasi sebab warga tidak terima dan meminta PT. Garam bertanggung jawab atas jalan yang rusak tersebut. Seperti yang dikatakan Adi Utomo salah satu warga, “Saya sudah banyak melihat warga yang melintas terjatuh gara-gara jalan rusak terlalu parah ini, sampai orang yang jatuh itu harus dirawat di rumah sakit (RS), dari itulah kami para warga meminta kepada petugas PT. Garam untuk bertanggung jawab”.
Sementara Sunarto petugas dari PT. Garam membantah adanya angkutan yang bermuatan lebih, pihaknya selalu melakukan kontrol terhadap Truk yang hendak berangkat. Namun jika harus bertanggung jawab untuk memperbaiki jalan yang rusak tersebut, pihaknya terlebih dahulu melaporkan ke dinas terkait karena hal itu bukan tanggug jawabnya. Setelah terjadi berdebatan yang cukup lama antara warga dan petugas PT. Garam, akhirnya warga membubarkan diri dan Turk kembali melanjutkan perjalanan untuk membawa hasil panen garam ke gudang. (Syaiful Anwar dan Roni Hartono)









