Pamekasan, jtvmaduranews.com – Seorang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang di rawat di Rumah Sakit Daerah (RSUD) Dokter Slamet Martodirdjo Pamekasan, Madura Jawa Timur, dinyatakan positif covid-19, setelah tim satgas menerima laporan hasil tes laboratorium dari pemerintah pusat. Tracing Dinkes setempat menyebut yang bersangkutan pernah mengikuti pelatihan petugas haji di Surabaya.
Rumah Sakit Daerah Dokter Slamet Martodirdjo, sebagai rumah sakit rujukan covid-19 milik Pemerintah Daerah Kabupaten Pamekasan ini, telah merawat 3 Pasien Dalam Pengawasan (PDP) covid-19.
Totok Hartono, Ketua Tim Satgas Penanganan Covid-19 Pamekasan, menjelaskan, satu pasien yang berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) tersebut dinyatakan positif covid-19, setelah tim satgas menerima laporan hasil tes laboratorium dari pemerintah pusat.
“Pasien tersebut berjenis kelamin laki-laki berusia 46 tahun asal Kabupaten Pamekasan,”jelas Totok Hartono.
Dengan itu, hingga Minggu (5/4) malam RSUD Slamet Martodirdjo tengah merawat 2 Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan satu pasien positif covid-19, dengan riwayat pernah mengikuti pelatihan petugas haji di Surabaya. “Saat ini pihak rumah sakit telah mengisolasi ketiga pasien tersebut,” imbuhnya.
Farid Anwar, Direktur RSUD Slamet Martodirdjo Pamekasan, menjelaskan, hingga saat ini tim satgas covid-19 dan pihak rumah sakit masih menunggu hasil tes laboratorium dari 2 Pasien Dalam Pengawasan (PDP).
Kini jumlah positif covid-19 di Kabupaten Pamekasan menjadi 2 orang. 1 diantaranya telah meninggal dunia pada 20 Maret 2020. (hasan)









