Tim : jmnc

Pamekasan – Ainur Ridlo, itulah nama salah satu santri Pondok Pesantren al-Majidiah, Palduding, Palengaan Pamekasan yang telah menggoreskan sejarah membanggakan telah mengharumkan nama baik Panekasan di pentas nasional. Anak asuhan RKH. Abd. Muin Bayan ini telah menjuarai lomba bahasa mandarin tinkgkat nasional yang diadakan di salah satu hotel Danau Sunter Priok Jakarta Utara.

Anak yang berasal dari desa Angsanah kecamatan Pelengaan ini mampu bersaing dengan puluhan peserta lainnya. Dengan kelihaian dan kefasihannya menjawab beberapa pertanyaan dengan menggunakan bahasa Mandarin/China ia berhasil menyabet juara satu dalam lomba tersebut.

Husnul selaku pembimbing yang juga santri Pon-pes al-Majidiah menceritakan, kemampuan anak didiknya dalam menguasai bahasa mandarin memang sempat memukau para juri lomba, sehingga berhasil menjuari kompetisi Chinnese Bredge tersebut.

“Dalam lomba, selain ada tes tulis, ada cerdas cermat juga harus menampilkan pertunjukan tradisi mandarin. Sementara anak didik kami menampilkan atraksi ruyung Bruce lee. ” tuturnya.

Tidak hanya peserta lomba, akan tetapi pembimbing yang mengarahkan anak didiknya pada saat itu juga mendapatkan penilaian dari juri lomba.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here