Pamekasan, jtmaduranews.com – Suasana lokasi rekontruksi yang berada di jalan sersan mesrul gang dua kampung Pongkoran,kelurahan Gladak Anyar Pamekasan,Madura Jawa Timur. keluarga Serda Ali Syahbana,menangis histeris saat melihat Serda Ali keluar dari dalam mobil milik denpom 5 Surabaya.

Dengan tenang Serda Ali Syahbana pelaku penusukan,memperagakan ulang mulai sebelum hingga usai melakukan penusukan terhadap Bripka Imam Sutrisno,Anggota Polres Pamekasan. dalam rekontruksi kejadian tersebut,dihadiri oleh ibu dari korban sebagai saksi,sementara korban Bripka Imam digantikan oleh orang lain.

Pelaksanaan rekontruksi berjalan dengan lancar,namun usai pelaksanaan,tampak sejumlah warga melakukan aksi demo dan dukungan terhadap Serda Ali Syahbana. sementara itu pihak keluarga Serda Ali,meminta kepada pihak kepolisian,agar korban Bripka Imam juga usut,karena pelaku melakukan penusukan diakibatkan korban diduga mengganggu istri pelaku.

“Saya minta pak polisi untuk usut tuntas, karena itu sudah merusak rumah tangga orang lain dan sudah merusak nama baik TNI,” ungkap Ningsih,keluarga Serda Ali Syahbana.

Sedangkan pihak dari Denpom lima Surabaya,belum memberikan keterangan resmi terkait kasus dari pelaku,karena masih dalam penyidikan.

Usai melakukan rekontruksi,pelaku langsung dibawa kembali ke Surabaya,karena penanganan kasus ini sudah dilimpahkan ke pengadilan militer Surabaya.

Sebelumnya korban Bripka Imam Sutrisno ditemukan tergeletak bersimbah darah di pinggir jalan agus salim,10 desember 2019,setelah ditusuk oleh pelaku Serda Ali Syahbana,pada pinggang kirinya,di sebuah rumah kosong di jalan sersan mesrul Kampung Pongkoran Kelurahan Gladak Anyar Pamekasan,Madura Jawa Timur.,(hasan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here