Pamekasan, Jtvmaduranews.com – Bulan Ramadhan harusnya menjadi momen bagi anak muda untuk memperbaiki diri dan memperbanyak amal ibadah. Namun, lain halnya di Kabupaten Pamekasan, puluhan pemuda ini malah menjadikan bulan suci ini untuk ajang balapan liar.
Akhirnya, aksi sejumlah pemuda ini sampai ke telinga pihak kepolisian. Dengan berbekal informasi dari masyarakat sekitar, mereka pun melakukan penyergapan secara tiba-tiba di malam hari. Salah satunya di Jalan Kabupaten, tepatnya di depan Rumah Dinas Bupati Pamekasan
Dalam penyergapan yang digelar pada Sabtu (17/04/2021) dini hari sejumlah pemuda dan sepeda motornya diamankan polisi.
Kasubag Humas Polres Pamekasan, AKP Nining Diyah Poespitosari mengatakan, razia itu dilakukan dalam rangka menindak lanjuti pengaduan masyarakat tentang maraknya aksi balap liar yang dilakukan oleh sejumlah remaja pamekasan pada malam hari.
“Ada120 sepeda motor kita tahan,” katanya
Selanjutnya polisi langsung melakukan tilang kepada pemilik kendaraan mereka diberikan pembinaan serta peringatan keras untuk tidak mengulangi perbuatannya.
“Untuk barang bukti kendaraan roda dua sesuai ketentuan pelanggaran berarti akan ditilang, kemudian pengendara akan diberikan pembinaan,” ucap AKP Nining.
Dia mengatakan kepolisian akan terus menggiatkan patroli terkait balap liar. Karena sudah banyak laporan warga yang resah dengan aksi mereka. Pihaknya juga menghimbau agar tidak melakukan aksi balap liar lagi.
“Kami berharap kepada pemuda-pemuda ini agar tidak mengulangi aksi balap liar lagi karena ini dapat membahayakan dirinya maupun orang lain,” ujarnya. (Han/San)









