Sumenep, jtvmaduranews.com – Razia masker ke sejumlah apotek di wilayah hukum Sumenep, dilakukan penyisiran di daerah kecamatan kota oleh polisi. salah satunya di apotek kimia farma milik BUMN , di jalan kh.mansur Kecamatan Kota Sumenep. di apotek milik negara ini, diketahui sudah tidak menjual masker sejak akhir januari.

Bahkan saat polisi meminta untuk melihat gudang  penyimpanan obat, pihak apotek berdalih tidak memiliki gudang penyimpanan obat, di apotek milik BUMN ini hanya terdapat hand sanitizer, yang  stoknya terbatas sehingga tidak dipajang,

“Polres  Sumenep akan terus melakukan penyelidikan semaksimal mungkin bersama reskrim dan intel untuk mengungkap penyebab kelangkaan  masker di wilayah hukum Sumenep,” ungkap AKBP. Deddy Supriadi, kapolres Sumenep.

Selain apotek milik BUMN, polres juga merazia apotek swasta,  salah satunya apotek eka dharma yang juga berada di jalan kh.mansur kecamatan kota Sumenep, di apotek ini diketahui sejak  bulan desember 2019 lalu, sudah tidak menjual masker lagi  karena harganya kala itu melambung dari harga 30 ribu naik menjadi 130 ribu per boks.

“Sejak bulan januari sudah tidak menjual masker, sedangkan permintaan semakin banyak sejak mewabahnya virus corona, bahkan setiap hari ada sekitar 20 orang yang datang untuk membeli masker tersebut,” kata Joko Pramono, apoteker. (wildan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here