Sumenep, jtvmaduranews.com – Salah satu bangunan musholla dari enam bangunan yang roboh akibat diterjang angin puting beliung disertai angin kencang di Desa Prancak, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep.

Bahkan kejadian ini juga mengakibatkan Riyanto 15 tahun, salah seorang remaja alami patah tulang, karena tertimpa dinding mushallah saat sedang mengaji bersama teman-temannya.

“Riyanto mengalami luka robek di bagian bibir dan luka memar di pelipis mata bagian kiri, tertimpa reruntuhan rumah akibat angin puting beliung tiba-tiba menerjang,”kata Subairi, guru ngaji.

Polisi dan TNI yang datang ke lokasi,  melakukan pembersihan puing-puing bangunan musala yang ambruk, dengan dibantu masyarkat sekitar, pembersihan sempat terkendala, karena akses jalan menuju lokasi bencana sulit. bahkan akses jalan rusak karena tergerus air.

“Atas kejadian ini, seluruh warga, khususnya Dikabupaten Sumenep, diharapkan warga terus meningkatkan kewaspadaan di musim hujan kali ini. terutama di sejumlah wilayah yang rawan angin puting beliung,”himbau AKPB Deddy Supriadi, kapolres Sumenep. (syaiful,wildan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here