KOTA BATU, jtvmaduranews.com – Pondok Pesantren Nurul Jadid Garduak, Kabupaten Sampang melaksanakan musyawarah kerja pondok pesantren (Musyjapontren) di Kompleks Villa Kusuma Pinus, Kota Batu mulai 14-16 Juli 2022.

Kegiatan Musyjapontren ini di awali dengan Seminar tentang “Desain Pendidikan Pondok Pesantren dan Kurikulum Madrasah Diniyah di Era Multikulturalisme pendidikan”.

Kegiatan yang dibuka oleh Bupati Sampang, H. Slamet Junaidi ini dihadiri pimpinan Pondok Pesantren Nurul Jadid Garduak, Jajaran pengurus yayasan, dan seluruh Dewan Guru Madrasah.

Pimpinan Pondok Pesantre Nurul Jadid Garduak KH. Ali Wahdi Dakholi mengatakan tujuan dari musyjapontren ini dalam rangka memperbaiki dan meningkatkan sistem pendidikan di pondok pesantren salafiyah dan menentukan arah kurikulum Madrasah Diniyah dari awwaliyah sampai ulya.

“Tujuan kegiatan ini adalah bagaimana Pondok Pesantren Nurul Jadid dapat merancang sistem pendidikan pesantren yang sesuai dengan kepentingan zaman,” katanya.

Menurutnya sebagai lembaga formal yang memfokuskan pada pembelajaran Pendidikan agama, Madrasah Diniyah harus dapat memiliki kurikulum yang jelas dan terarah.

“Ini bagian untuk mendapatkan output anak didik yang betul-betul tafaqquh fiddin (paham terhadap ajaran agama Islam),” ucapnya.

Kata dia Musyjapontren semacam ini jarang dilakukan oleh pondok² pesantren, baik Pesantren modern maupun tradisional.

“Ini merupakan sebuah terobosan baru dari sebuah lembaga pendidikan pondok pesantren untuk membuat sistem pendidikan di pesantren yang dapat menjawab tantangan Zaman,” tambahnya.

Sementara Profesor Fauzan Zenrif Dosen Program Pasca Sarjana UIN Malik Ibrahim Malang saat menyampaikan materi seminar mengungkapkan bahwa sistem pendidikan Pesantren saat ini sebenarnya merupakan sistem pendidikan terbaik yang dia ketahui.

“Karena epistemologi pendidikannya mengambil langsung dari Alquran dan hadir,” ungkapnya.

Selain mengundang Prof. Dr. H. Fauzan Zenrif untuk menjadi pemateri, ada juga Kabid PD Pontren Kanwil Kemenag Jawa Timur, dan beberapa pakar pendidikan Pondok Pesantren. (Han/Hasan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here