Sumenep, jtvmaduranews.com – Pilkades ricuh, ribuan warga Desa Juruan Laok, Kecamatan Batuputih Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, mengamuk di tempat pemungutan suara pemilihan kepala desa setempat,  diduga masa yang mengamuk merupakan pendukung bakal calon yang tidak lulus seleksi pencalonan, dari kericuhan tersebut mengakibatkan logistik di tempat pemilihan hancur serta seorang panitia menjadi bulan-bulanan masa saat kericuhan berlangsung.

Insiden kericuhan ini diduga dilakukan oleh ribuan masa bakal calon yang tidak lulus seleksi saat melakukan tes pencalonan sebagai kandidat calon kepala Desa Juruan Laok, bahkan saat kejadian pihak kepolisian tidak bisa berkutik saat kericuhan sedang terjadi dimana salah seorang yang merupakan ketua panitia pelaksana pemilihan kepala desa setempat menjadi bulan-bulanan warga, beruntung saat kejadian ada salah seorang aparat tni langsung menyeret dan membawa ketempat yang aman,dari kerusuhan ini pakaian ketua panitia sobek usai ditarik warga dan dua hanphone miliknya juga diambil serta peci yang digunakan juga diambil.

“Ada salah satu calon meminta diberhentikan, saya sampaikan bahwa sampai hari ini ada perintah untuk diperhentikan proses pilkades,”  kata Hartono, Ketua Panitia Pelaksana

Sementara, Kapolres Sumenep menyampaikan dari kejadian yang mengakibatkan kerusakan dan berujung pengrusakan logistik pemilihan kepala desa, pihaknya akan segera melakukan koordinasi dengan forkopimda setempat dan akan melakukan pengembangan kasus bila mana kejadian tersebut melanggar ketentuan hukum yang ada, pihak kepolisian juga mengambil tindakan diskresi kepolisian terkait suasana yang semakin memanas untuk menghentikan pemilihan sambil menunggu hasil koordinasi dengan pihak terkait untuk memulai kembali.,

“Melihat situasi sedimikian, kami selaku kepolisian akan mengambil suatu diskresi bahwa ini tidak bisa diteruskan, pemilihan pilkades ini untuk sementara diberhentikan,” kata AKBP.Muslimin, Kapolres Sumenep

Perlu diketahui pemilihan kepala desa dilakukan serentak tepat tanggal 07 November 2019 di Kabupaten Sumenep, sebelum pelaksanaan berlangsung sudah ada beberapa desa yang dalam kondisi zona merah atau rawan terhadap kerusuhan, salah satunya Desa Juruan Laok, Kecamatan Batuputih, Sumenep. (syaiful,wildan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here