Pamekasan, jtvmaduranews.com – Pengrajin sandal di Pamekasan, Madura, Jawa Timur menuai berkah saat menjelang bulan ramadan. Pasalnya, pesanan sandal dari berbagai kota mengalami kenaikan.
Mohammad Sukrah kepada wartawan mengakui kalau pesanan sandal hasil kerajinannya mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan hari-hari biasa.
Sukrah membandingkan, jika pada hari-hari biasa mereka hanya memproduksi 1050 pasang sandal setiap 7 hari, maka menjelang bulan puasa ramadhan pesanan mereka bisa naik sampai 50 persen.
“Memang ada kenaikan jika dibandingkan dengan hari-hari biasa,” katanya, Jumat (02/04/2021).
Sukrah merinci, jika pada hari-hari biasa dalam 7 hari memenuhi permintaan dari luar kota sekitar 300 pasang sandal, tapi menjelang bulan ramadhan ini naik hingga 600 pasang sandal. Harganya bervariatif mulai dari Rp 10 ribu hingga Rp 28 ribu. Kenaikan ini, kata Sukrah, akan terus terjadi hingga menjelang hari raya idul fitri.
“Kenaikan ini terjadi hingga menjelang hari raya dan permintaan dari berbagai kabupaten di Jawa, termasuk luar Jawa,” terangnya.

Sukrah mengungkapkan, pengiriman sandal hasil karya pria asal Desa Batu Kalang, Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan itu tidak hanya dijual di kota-kota sekitar Pamekasan saja, tapi juga ke luar pulau. Bahkan, ada juga permintaan dari Kalimantan.
“Kami bersyukur, ternyata sandal buah karya saya banyak diminati,” ujarnya
Ditanya soal kendala, Sukrah menyebutkan ada masalah selama proses produksi, pada saat jumlah permintaan yang banyak kadang tidak tertampung.
“Kami memproduksi sandal itu sangat terbatas karena kekurangan alat dan permodalan,” katanya. (jmnc/MH)









