Moh. Hasan : jmnc
Puluhan Pemuda Aliansi Na’ Poton Buje mendatangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan, Madura Jawa Timur.
Kedatangan mereka melakukan demo di depan kantor DPRD Pamekasan.
Sambil menyampaikan tuntutannya yakni DPRD Pamekasan harus menolak impor garam, meminta DPRD Jawa Timur harus tetap konsisten pada pernyataannya tolak garam impor, usut tuntas praktetk begal garam, panggil PT. Mitra Tunggal Swakarsa dan PT. Garindo Sejahtera Abadi untuk memberikan penjelasan permasalahan impor garam, kembalikan regulasi impor garam seperti semula, musnahkan garam impor agar tidak merembet ke pasar garam konsumsi.
Namun sayang puluhan aliansi pemuda tersebut tidak bertemu dengan anggota DPRD Pamekasan. Sebab anggota DPRD Pamekasan sedang ada kegiatan reses di daerah pemilihan masing-masing. Puluhan massa tersebut hanya ditemui sekretaris DPRD Pamekasan masrukin.
Massa sempat tidak percaya. Sehingga perwakilan dari massa mengecek keberadaan anggota DPRD Pamekasan ke dalam DPRD Pamekasan. Namun tidak satupun anggota DPRD Pamekasan berada dalam ruangan tersebut. Sehingga massa sangat kecewa kepada DPRD Pamekasan ketika gagal bertemu.
Setelah mengetahui semua anggota DPRD Pamekasan tidak ada di dalam kantornya. Puluhan massa tersebut langsung membubarkan diri. Namun massa berjanji akan kembali lagi dengan massa yang lebih banyak.









