Sumenep, jtvmaduranews.com – Guna menjaga kawasan zona hijau dari wabah pandemi Virus Corona atau Covid-19, Pemerintah Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, mendirikan simulasi dapur umum, ini sebagai antisipasi apabila nantinya Sumenep terdampak dan sampai masuk dalam zona merah, simulasi yang didirikan tepatnya di sekitar stadion A.Yani Sumenep ini, Pemerintah Kabupaten Sumenep melibatkan, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dan Tim Gugus Relawan Covid-19, Kepala Kepolisian Resort (Kapolres), Komandan Kodim (Dandim) 0827.
Dalam posko dapur umum ini, tersedia 1000 bungkus nasi dengan beragam lauk pauk, yang nantinya akan disebar keempat zona, meliputi kawasan zona selatan, utara, timur, dan barat,1000 bungkus nasi tersebut akan disebar ke masyarakat yang mengalami imbas dampak Covid-19.
Sementara itu, kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Rahman Riyadi, menerangkan bahwa dari adanya simulasi dapur umum yang di dirikan Pemkab Sumenep nantinya bisa memberikan pemahaman bagi masyarakat bahwa Kabupaten Sumenep ini siap mengahadapi bencana.
“Selain itu mungkin juga terjadinya bencana lainnya, seperti bencana alam, kita siapkan posko ini untuk mengantisipasi keterbatasan dalam rangka perolehan masyarakat, khususnya makanan kesehariannya,” kata Rahman Riyadi.
Sementara, Kapolres Sumenep, juga menyampaikan dengan adanya posko dapur umum yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Sumenep ini, pihak kepolisian juga dapat melakukan pengecekan serta penggelaran personil.
“Juga penggelaran peralatan yang akan disiapkan, lalu penggelaran siapa saja yang akan menerima nasi bungkus tersebut,” kata AKBP Deddy Supriadi, Kapolres Sumenep.
Perlu diketahui, kunci Sumenep tetap hijau, disebabkan karena seluruh elemen di Sumenep kompak dalam bergerak, bahkan Bupati Sumenep sendiri setiap harinya tidak berhenti blusukan ke masyarakat dalam acara pembagian sembako, pembagian masker, pemberian disinfektan, dan sosialisasi Covid-19 pada masyarakat.(wildan)









