Sumenep, jtvmaduranews.com – Dalam upaya melestarikan budaya olahraga kesehatan tradisional leluhur yang sudah ada sejak turuntemurun, pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Disparbudpora Kabupaten Sumenep, bidang pemuda dan olahraga, menggelar parade egrang tradisional, dengan diikuti ratusan peserta, dari kalangan anak-anak hingga orang dewasa.
Kegiatan parade egrang ini digelar di pantai lombeng Sumenep, ini diadakan selain mengajak masyarakat untuk berolahraga tradisional juga mengajak masyarakat untuk ikut serta memelihara budaya luluhur yang sudah ada sejak dulu agar tetap lestari di era milenial saat ini .
Perlu diketahui engrang merupakan permainan berjalan dengan berdiri diatas bambu atau kayu, dengan tangan memegang kayu atau bambu yang menjulur tinggi, sedangkan kaki pemain egrang berada diatas permukaan tanah sekitar satu meter dengan tapak kaki yang dipijakan ke tonggak siku yang sudah dibuat, ketika bermain egrang orang akan terlihat lebih tinggi , serta para pemain egrang harus bisa menjaga konsentrasi dan keseimbangan agar tidak jatuh.
Sementara, kabid pemuda dan olahraga, menyampaikan meskipun di era milenial saat ini banyak permainan modern yang dinilai menarik khususnya di kalangan anak muda, pihaknya berharap kepada seluruh masyarakat untuk tidak melupakan permainan tradisional yang sudah ada dari nenek moyang dulu, karena dari olahraga tersebutlah lahir olahraga lainnya,
“Maka dari itu diharap kepada masyarakat untuk tidak melupakan dan ikut serta memelihara olahraga kesehatan tradisional,” kata Mohammad Iksan, selaku kabid pemuda olahraga Sumenep
Selama ini ditahun 2019 pemerintah Kabupaten sumenep melalui Disparbudpora, sudah dua kali melaksanakan parade egrang, yang pertama kelompok anak-anak tepat dihari jadi kota Sumenep, dan yang kedua diadakan di pantai lombang, sambil lalu memperkenalkan keindahan panorama pantainya, dari kegiatan yang bertajuk budaya ini berharap kepada seluruh elemen masyarakat untuk ikut andil memelihara budaya leluhur yang ada. (syaiful,wildan)









