Pamekasan – Petani rumput laut di Desa Tanjung, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan mengeluh lantaran tanaman rumput lautnya yang belum waktunya panen mulai rusak dan berlumut. Petani menduga rusaknya rumput laut tersebut karena tidak ada angin dan hujan dan air laut yang terlalu keruh hingga rumput laut penuh kotoran dan tidak tumbuh maksimal. Petani terpaksa memanen lebih awal dari waktu yang seharusnya 40 hingga 45 hari, namun kini 30 hari sudah dipanen guna menghindari kerugian yang lebih besar.

Satu ancak atau satu petak dengan bibit 40 kg biasanya petani memanen tiga setengah hingga empat kwintal. Namun karena rumput laut rusak dan berlumut, petani hanya bisa memanen dua kwintal saja. Dampak rumput laut yang rusak dan penuh lumut membuat kualitas rumput laut menjadi turun sehingga harganya pun anjlok. Rumput laut basah yang normal dengan kualitas bagus seharga 2.500 rupiah per-kilonya. Tapi bila rusak dan berlumut hanya laku 1.500 hingga 1.700 rupiah saja per-kilonya. (Abdur Rahem)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here