Moh. Hasan : jmnc

Pamekasan – Salah satu icon antraksi budaya Madura yang tida duanya di dunia adalah kerapan sapi tradisional, yang menjadi kebanggan masyarakat Madura.

Kali ini kerapan sapi ini digelar masuk dalam rangkaian kegiatan hari jadi Provinsi Jawa Timur ke 72, serta bertepatan pula dengan hari jadi Pamekasan ke 487, di gelar di Stadion R. Soenarto Hadiwijojo Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Minggu pagi, 29 Oktober 2017.

Festival kerapan sapi yang merebutkan piala bergilir Presiden 2017 ini diikuti sebanyak 24 pasang sapi dari empat kabupaten, yakni Kabupaten Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan Sumenep.

Adapun para juara pada kerapan sapi piala Presiden tahun 2017 kali ini terdiri dari golongan tembus (menang) dan golongan bawah (kalah).

Masing-masing juara dalam golongan menang adalah juara 1 Hajar Bos milik Haji Ova asal Pamekasan, juara 2 Jet Matic II milik H. Sahid asal sampang, juara 3 Panter milik H. Dolfakih/H. Mastuki asal Bangkalan.
Sedangkan golonga kalah, juara 1 Naga Emas milik RHM. Thohir asal Bangkalan, juara 2 Dor To Dor milik H. Abdullah Hidayat asal Sampang, juara 3 Gagak Rimang milik RHM. Thohir Bangkalan.

Kepala Baperwil Jawa Timur, I Gusti Ngurah Indra Setiabudi mengatakan kerapan sapi kali ini telah diikuti oleh empat kabupaten hampir merata, kemudian juga sudah muncul bibit baru, dan juga ada pemain lama tapi sapinya yang baru.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here