Pamekasan – Pengamatan hilal digelar tim gabungan dari Kemenag, MUI, mahasiswa, sejumlah ormas islam, dan para santri di Pesisir Pantai Ambat, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan.
Secara bergantian tim hisab rukyatul hilal ini melakukan pengamatan melalui teropong yang mereka bawa. Namun hingga jam 17.30 wib tadi malam, tim hisab rukyatul hilal tidak dapat melihat hilal dengan jelas.
Achmad Mulyadi salah satu tim hisab rukyatul hilal STAIN Pamekasan menjelaskan, penyebab utama hilal tidak terlihat adalah posisi hilal berjarak empat derajat sebelah selatan matahari, selain itu hilal terhalang mendung.
Dari hasil pengamatan tersebut Muhammad Juhaidi selaku Kepala Kemenag telah melaporkan hasil pengamatan mereka ke Kemenag Jawa Timur, dan dia berpendapat bahwa penentuan awal bulan Ramadhan jatuh pada besok Minggu 29 Juni 2014 yang ternyata ini sesuai dengan keputusan kementrian agama (Kemenag) pusat di Jakarta yang diumumkan setelah sidang isbhat dilakukan tadi malam. (Abdur Rahim)








