Pamekasan, 9/3 (Media Madura) – Gua batu akik yang ditemukan saat menggali sumur di Dusun Rojing, Desa Blaban, Kecamatan Batu Marmar, Kabupaten Pamekasan Madura, Jawa Timur, diperkirakan sudah berumur ratusan tahun.

Hal itu berdasarkan panjangnya stalaktit dan stalakmit yang terdapat di dalam gua itu yang mencapai 20 hingga 30 cm.

Dalam teori yang ditulis oleh berbagai media dan berbagai sumber, jika pembentukan 1 cm stalaktit membutuhkan waktu sekitar 25 tahun, berarti pembentukan 30 cm stalaktit membutuhkan waktu sekitar 750 tahun.

Tetapi, untuk memastikan keberadaan gua tersebut, Pemkab Pamekasan melalui Dinas Pemuda, Olahraga dan Kebudayaan (Disporabud) beserta Balitbagda akan melakukan penelitian.

Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Budaya Kabupaten Pamekasan, Muhammad, saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya akan melibatkan Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Pamekasan untuk meneliti gua tersebut.

“Kita belum tahu pesati terkait gua itu, kita masih akan mengadakan penelitian,” katanya kepada wartawan.

Penemuan gua tersebut membuat geger warga di Madura. Setiap hari ratusan pengunjung dari berbagai wilayah di Madura berdatangan untuk melihat langsung keberadaan gua tersebut.

“Setiap harinya ratusan orang datang kesini, saya tidak tahu pasti berapa jumlahnya,” kata kepada desa Blaban Sukrianto kepada wartawan. (Ist/Esa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here