Moh. Syahid; jmnc
Bangkalan – Meskipun sudah tahun 2011 Perusahaan yang bergerak dibidang Agribisnis Berbasis Perkebunan di Indonesia yaitu PTPN X Madura hanya mampu menanam tebu di lahan seluas 1000 hektare di Madura padahal potensi lahan yang dapat ditanami tebu di Madura seluas 124.985 hektare yang terbagi di kabupaten bangkalan 43.597 hektare namun terealisasi hanya 613 hektare, kabupaten sampang 42.636 hektare terealisasi 239 hektare, kabupaten pamekasan 22.091 hektare terealisasi 153 hektare, dan kabupaten sumenep 16.651 hektere terealisasi hanya 3 hektare.
Karena kondisi tersebut, keinginan untuk mendirikan pabrik gula di Madura masih sangat jauh karena syarat untuk bisa mendirikan pabrik gula di Madura ptpn x Madura harus mampu menyediakan lahan tebu seluas 5.000 hektare di Madura. padahal kalau dilihat dari tahapan rencana pengembangan areal tebu di Madura seharusnya sudah bisa mencapai 4.300 hektare, sehingga diperkirakan tahun depan keinginan adanya pabrik gula di Madura dapat terwujud.
Hal ini diakui Muhammad Faisal selaku pimpinan proyek pengembangan lahan tebu Madura bahwa memang ada beberapa kendala yang dihadapi oleh PTPN X Madura, sehingga areal lahan tebu di Madura masih minim seperti lahan di Madura terpencar dan luasnyanya pun kecil.
Selarin juga anggapan petani di Madura kalau lahannya diolah dengan traktor merasa rusak, selain juga banyak lahan lahan tak tergarap dikarenakan kerja di luar kota. Sedangkan untuk peran pemda setempat faisal menambahkan sudah ada namun belum maksimal. Namun menurut Faisal pihaknya kini berkordinasi melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada dan intansi terkait.









