Sumenep, jtvmaduranews.com – Setidaknya terdapat 3 titik utama yang menjadi fokus pekerjaan, normalisasi dan rehabilitasi sungai di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, yakni di sungai patrean, sungai kalianjuk, dan saluran pembuangan di Desa Gung-Gung, Kecamatan Batuan, Sumenep.
Untuk menghindari luapan air saat hujan deras datang, maka di tiga titik yang sudah puluhan tahun tidak tersentuh program perbaikan dan rehabilitasi tersebut pengerjaannya dikebut, pengerjaan terdiri dari rehab, pemasangan konstruksi bronjong, dan normalisasi, yang dananya dianggarkan sebesar 5 miliyar dari dana APBN,
Kepala dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air Kabupaten Sumenep, menerangkan pengerjaan normalisasi dan rehabilitasi dikebut agar selesai sesuai jadwal. karena di beberapa daerah sudah turun hujan, jika tidak akan mengganggu terhadap normalnya saluran pembuangan air.
“Kami optimis proyek rehab Patrean sepanjang 2,6 kilometer saluran pembuangan Gung-Gung sepanjang 4 kilometer dan, Kalianjuk sepanjang 1,9 kilometer, sesuai deadline 14 Desember,” kata Chainur Rasyid, selaku kepala dinas PU SDA Sumenep.
Sejumlah sungai dan kali di kabupaten sumenep memang sering tidak bisa menahan debit air saat musim penghujan, selain karena lama tidak tersentuh program perbaikan dan rehabilitasi, luapan air juga dikarenakan kondisi sungai dan kali yang kotor akibat sampah yang menumpuk. (wildan)









