Rosy Abdillah : jmnc
Sejak mengalami lonjakan harga Garam di kabupaten Sampang, Madura, Jawa timur. Tingkat Petani Garam rakyat cukup mengembirakan/ Namun, akibat masuknya Garam Impor tersebut masuk ke wilayah Madura, Garam rakyat mulai turun seharga dua ribu rupiah perkilonya.
Petani memperkirakan harga Garam rakyat akan terus turun akibat masuknya Garam Impor ke Wilayah Madura. Hal ini terbukti sejak beberapa hari yang lalu harga Garam turun mulai dari harga Garam sebelumnya Rp. 2.700 Per Kilo Menjadi Rp. 2.500. Bahkan per hari ini, di bulan Januari 2018 harga Garam turun mencapai Rp. 2.000 perkilonya.
Menurut H. Qodir Petani Garam rakyat mengatakan. Jika Garam Impor masuk ke Wilayah Madura, maka Garam rakyat akan terancam tidak laku di pasaran. Sebab, harga Garam Impor tersebut jauh lebih murah dibandingkan dengan Garam Lokal. Harga Garam Impor Rp 650.000 Per Kilonya, sehingga, Pemerintah seakan-akan tidak memperdulikan Rakyat Petani Garam dalam kondisi tersebut, Sebab, Garam di Madura, masih tercukupi kebutuhannya.
Sementara DPD RI Mawardi Mengatakan, pihaknya turun langsung ke Petani Garam, ingin memastikan bahwa Garam tersebut masih banyak di Petan. Dari hasil tersebut, gudang Garam milik Petani Garam, sebanyak 2.500 TON yang masih belum di beli oleh Pemerintah.
Mawardi Menambahkan, masuknya Garam impor tersebut ke wilayah indonesia terutama di Madura tersebut, sangat memperihatinkan. Sebab, Garam Petani akan semakin turun harganya dan akan tidak laku di pasaran.









