Ismail Hasyim dan Moch Sahid-jmnc

Budaya dan tradisi merupakan salah satu ciri khas yang dimiliki setiap daerah untuk membedakannya dengan daerah lain karena hal itulah PEMKAB Bangkalan melalui dinas kebuayaan dan pariwisata kabupaten bangkalan menggelar kirab buaya sebagai sarana penguatan tradisi dan budaya yang ada di bangkalan

hal ini dilakukan karena banyak budaya dan tradisi yang ada di bangkalan yang belum banyak diketahui oleh masyarakat ataupun sudah dilupakan oleh masyarakat khususnya bagi generasi muda bangkalan sehingga dikhawatirkan lambat laun warisan leluhur ini akan hilang ditelan masa

Wakil Bupati Bangkalan Mondir Rofi’i berharap dari sisi ekonomi dengan diangkatnya pariwisata yang ada di tiap tiap daerah akan menarik wisatawan ataupun masyarakat dari luar kota bangkalan untuk datang ke kota bangkalan sehingga industrialisasi bisa berjalan dengan baik di bangkalan : Ir Mondir Rofi’i, Wabup Kab Bangkalan

sedangkan lilik setya mukti kepala disbudpar kabupaten bangkalan mengatakan dalam rangkaian hari jadi kota bangkalan ke 486 ini dinas kebudayaan dan pariwiasata kabupaten bangkalan dalam even even penting ini ingin mengangkat dan mempromosikan budaya budaya bangkalan yang masih banyak belum diketahui oleh masyarakat bangkalan sendiri maupun masyarakat dari luar bangkalan karena pariwisata yang ada di bangkalan baik itu sumber daya alam maupun budayanya tidak kalah dengan kota kota yang lain: Lilik Setya Mukti Kepala Disbudpar Kab Bangkalan

selain kirab budaya disbudpar kabupaten bangkalan dalam rangkaian hari jadi kota bangkalan ini juga menggelar festival 1001 menu bebek khas bangkalan dan kerapan sapi yang dilaksanakan beberapa waktu yang lalu yang mana kegiatan ini merupakan wujud komitmen kabupaten bangkalan untuk memajukan pariwisata yang ada di kabupaten bangkalan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here