Sumenep, jtvmaduranews.com – Kericuhan pada pelaksanaan pimilihan kepala desa di Desa Juruan Laok, Kecamatan Batu Putih, Sumenep, Jawa Timur, menjadi perhatian semua pihak, agar kejadian serupa tidak kembali terulang, apalagi pada kamis 14 November mendatang, pilkades di Wilayah Kepulauan Sumenep kembali akan digelar, bahkan petugas keamanan sejak pagi tadi sudah diberangkatkan ke berbagai pulau yang ada di Sumenep.
Oleh karena itu, ketua DPRD Sumenep, mewanti-wanti kepada semua pihak untuk meningkatkan kesadaran bepolitik, untuk dewasa dalam berpolitik, menurutnya pilkades merupakan pesta masyarakat di desa, sehingga semua pihak seharusnya menghadapinya dengan riang tanpa adanya kerusuhan.
Pihaknya meminta agar panitia benar-benar menjalankan tugasnya sesuai aturan yang ada, sehingga tidak menimbulkan persepsi yang bermacam-macam, sementara untuk para calon hendaknya bisa mengendalikan para pendukungnya, untuk tetap menjunjung tinggi kedamaian dan ketentraman di tengah masyarakat.
“Pilkades itu kan pesta rakyat didesa, jadi jangan sampai timbul permusuhan satu sama lain. Semua pihak harus dewasa dalam berpolitik jangan sampai menimbulkan kerugian di masyarakat,” kata Abdul Hamid Ali Munir , yang merupakan ketua DPRD Sumenep
Berharap pihak keamanan baik tni dan polri hendaknya lebih sigap memetakan wilayah yang dimungkinkan berpotensi terjadi ketegangan, hal itu penting agar antisipasi sejak awal bisa dilakukan sehingga tidak sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan yang bisa merugikan berbagai pihak. (wildan)









