Ismail Hasyim dan Moch Sahid : jmnc
Aksi yang dilakukan para wali murid SD Kebun 1 Kamal dengan menempelkan poster di beberapa tempat di sekolah yang berisi mempertanyakan kemana larinya Dana BOS dan BSM bagi siswa miskin, karena selama ini para wali murid tidak pernah tahu berapa besaran dana BSM yang seharusnya diterima oleh siswa penerima karena sepertinya pihak sekolah tidak mau transparant kepada wali murid.
Bahkan dari beberapa info yang kami peroleh meskipun Dana BSM itu telah cair namun pada saat sampai ke tangan siswa BSM itu sudah berupa perlengkapan sekolah seperti Tas, Sepatu, Seragam bahkan Crayon.
Yuswianto salah satu wali murid mengatakan aksi yang dilakukan bersama teman temannya kali ini hanya ingin meminta keterangan kepada kepala sekolah terkait dengan pengelolaan Dana BOS dan BSM sedangkan saat BSM cair ponakannya hanya memperoleh Tas,Topi dan Sepatu.
sedangkan amin wali murid yang lain mengatakan anaknya memang mendapatkan bantuan BSM sebanyak satu kali yang diberikan dalam bentuk Crayon.
Nurdin Kepala Sekolah SD Kebun 1 Kamal mengatakan terkait dengan bantuan BSM yang diberikan dalam bentuk perlengkapan sekolah dan crayon nurdin menyatakan tidak mengetahuinya namun dia menegaskan untuk BSM yang baru sudah ada konsensus dengan para wali murid sedangkan siswanya yang mendapatkan BSM ada sekitar 29 siswa yang dicairkan dua kali dalam satu tahun.
Akhirnya setelah mengadakan Rembug dengan para wali murid ke depan pihak sekolah akan mengkomunikasikan terlebih dahulu dengan para wali murid terkait segala hal yang berhubungan dengan sekolah utamanya dana bantuan seperti BOS dan BSM sehingga hal seperti ini tidak terjadi lagi.









