Muhammad Arif : jmnc
Sumenep – Salah satu anggota keluarga jama’ah haji atas nama Ibu Ase, asal Desa Belluk Kenek, Kecamatan Ambunten, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, langsung menangis histeri dan jatuh pingsan usai menerima barang bawaan sang nenek, yang meningal dunia setelah melaksanakan ibadah haji di tanah suci Mekkah.
Keluarga jamaah haji yang pingsan ini, langsung mendapatkan perawatan medis dari petugas kesehatan.
Ketua keloter lima puluh delapan, jama’ah haji asal Kabupaten Sumenep, mengaku, jama’ah haji yang meninggal dunia ini, tutup usia setelah melaksakanan ibadah haji, dan sudah berumur sekitar tujuh puluh tujuh tahun, dan di duga meninggal karena faktor usia dan kelelahan karena kondisi cuaca di tanah suci yang sangat panas.
Jama’ah haji asal Kabupaten Sumenep semuanya ada dua keloter, keloter lima puluh delapan berjumlah tujuh puluh enam jama’ah. Sedangkan keloter lima puluh sembilan berjumlah empat ratus empat puluh lima jama’ah, sementara jama’ah haji asal Sumenep, yang meninggal dunia di tanah suci usai melaksanakan ibadah haji sebanyak dua orang.
Sementara jama’ah haji keloter lima puluh sembilan, dijadwalkan akan tiba Selasa pagi di embarkasi Surabaya, dan baru akan tiba di kabupaten sumenep pada rabu sore, kedatangan para jama’ah akan di sambut oleh forpimda dan anggota keluarganya di depan masjid jamik sumenep.









