Muhamad Zuhri : jmnc
Pamekasan – Jelang Pilkada 2018, Yusril Ihza Mahendrara pompa semangat kader PBB Pamekasan. Hal ini di maksudkan agar menghadapi Pilkada mendatang, secara kesiapanya, para kader Partai Bulan Bintang lebih matang, sehingga apa yang di lakukan PBB dapat menjadi harapan baru, serta menjadi solusi yang solutif dari sekian banyak persoalan yang ada.
Kontestasi politik jelang Pilkada di Kabupaten Pamekasan kian menyeruak, satu demi persatu para kader partai mulai unjuk kebolehan. Selain dengan cara pendakatan langsung dengan masyarakat, para kandidat juga berlomba lomba untuk mendatangkan para petinggi partai. Bahkan para dewan pimpinan pusat masing masing partai.
Hal tersebut dimungkinkan untuk dijadikan salah satu jurus agar lebih mudah memikat hati bublik tertuma para tokoh agama, dan tokoh masyarakat lainya, yang notabeni untuk wilayah Kabupaten Pamekasan unsur ketokohan tersebut sangatlah besar pengaruhnya terhadap masyarakat.
Hal ini semua menunjukkan, bahwa kontestasi perpolitkan di Kabupaten Pamekasan jelang Pilkada ini syarat dengan perang tokoh sentral. Salah satunya, seperti dilakukan Partai Bulang Bintang DPC Pamekasan. Setelah PKB mendatangkan Muhaimin Iskandar, disusul Ppartai Amanat Nasional, yang juga sempat mendatangkan petinggi partainya.
Bahkan santer kabar bahwa Prabowo Subianto Ketua Umum Partai Gerindra dalam waktu dekat juga dikabarkan akan turun ke Pamekasan. Tidak hanya itu, Paratai Persatuan Pembanguan atau PPP juga tidak mau ketinggalan. Romahurmuziy, Ketua Umum PPP, juga didatangkan Pamekasan untuk meyakinakan warga Pamekasan bahwa PPP sebagai partai pemenang agar kadernya maju pada Pilkada mendatang. Bahkan tidak menutup kemungkinan partai yang lain juga akan melakukan hal yang sama kedepanya.
Namun demikian, dalam lawatan politik ke bumi gerbang salam, yang betepatan dengan milad Patai Bulan Bintang ini, Yusril mengatakan, sesuai dengan komitmen partai, pihaknya bertekat akan memajukan kader partainya sendiri, dengan catatan, cita-cita partai ini mendapat restu dari ulama besar Pamekasan.
Jika tidak mendapat restu para ulama, maka apa yang menjadi keinginan pengurus partai beserta kader itu harus dikubur dalam-dalam, demi satu tekad, alladzi samikna wa atokna, wa akromna. Apa yang di kehendaki para kiyai sebagai penghormatan partai kepada tokoh dan memulyakan beliau di atas kepentingan yang lain, maka akan di terima dengan lapang dada.
Belakangan ini, yang menjadi perbincangan hangat di masyarakat, bahwa Suli Faris, Ketua DPC Partai Bulan Bintang Kabupaten Pamekasan, diharapkan agar maju di Pilkada mendatang, sehingga bisa menahkodai Kabupaten Pamekasan, yang selama ini dirasa masih jauh dari kemajuan yang di harapkan warganya.









