Sumenep, jtvmaduranews.com – Menjelang hari natal dan tahun baru, harga sejumlah kebutuhan pokok atau kebutuhan sehari-hari selalu naik, penyebab kenaikan ini beragam, mulai dari permintaan yang sangat tinggi, dan karena banyak petani gagal panen, yang disebabkan bersamaan dengan musim hujan.
Naiknya sejumlah kebutuhan sehari-hari, mendapat respon beragam dari para konsumen, sebagian menanggapi biasa saja kenaikan setiap menjelang natal dan tahun baru asalkan stoknya tersedia, dan sebagian berharap kenaikan ini tidak terjadi dengan alasan daya beli masyarakat saat ini sangat rendah.
“Kadang harus mengurangi volume belanja agar semua kebutuhan dapur terpenuhi,” kata konsumen
Seperti dipasar anom baru Sumenep, salah seorang pedagang mengaku, kebutuhan sehari-hari yang mulai mengalami kenaikan cukup signifikan yaitu bawang merah, yang sebelumnya enam belas hingga delapan belas ribu perkilo, sekarang naik dua puluh enam hingga dua uluh delapan ribu rupiah, tomat yang sebelumnya tiga ribu perkilo sekarang naik menjadi delapan ribu perkilo, sedangkan bawang putih masih stabil, antara dua puluh empat sampai dua puluh lima ribu perkilo, lombok besar sepuluh ribu hingga empat belas ribu perkilo, lombok kecil naik dari sebelumnya lima belas ribu menjadi dua puluh lima ribu perkilo.
“Seperti tahun sebelumnya, semakin mendekati natal dan tahun baru, harga-harga biasanya terus akan naik, karena permintaan meningkat,” kata Mamat, pedagang di pasar anom baru Sumenep
Sedangkan stok kurang, serta banyaknya petani yang gagal panen, setelah memasuki musim hujan, sebagian pedagang mendatangkan barang dari luar daerah madura, untuk dijual, karena stok lokal sudah habis. (wildan)








